BACARITAMALUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula, Maluku Utara, memberikan subsidi harga tiket pesawat Trigana Air Service rute Sanana-Ternate setelah terjadi lonjakan tarif akibat kenaikan harga avtur dunia dan penyesuaian tarif batas atas oleh pemerintah pusat.
Kebijakan itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsih Mus bersama pihak PT Trigana Air Service yang diwakili H. Rubijanto Adisarwono, Jumat malam (17/4/2026).
Sebelum mendapat subsidi, harga tiket rute Sanana-Ternate naik menjadi Rp1.258.000 per penumpang, termasuk PPN 11 persen dan IWJR. Setelah intervensi pemerintah daerah, tarif tersebut turun menjadi Rp708.000 per penumpang.
Kenaikan harga tiket dipicu lonjakan harga avtur global yang disebut mencapai lebih dari 70 persen. Kondisi itu berdampak besar terhadap biaya operasional maskapai, karena komponen bahan bakar menyumbang porsi besar dalam operasional penerbangan. Selain itu, pemerintah juga mengizinkan penyesuaian tarif domestik sebesar 9 hingga 13 persen.
Salah satu Warga Kota Sanana, Surahman, mengaku terbantu dengan kebijakan subsidi tersebut. Menurutnya, pesawat menjadi sarana penting bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.
“Kehadiran pesawat untuk warga Sanana sangat penting dan strategis, terutama saat kondisi emergency. Kenaikan harga tiket cukup membuat kami pikiran, karena awalnya sekitar Rp600 ribuan per penumpang rute Sanana-Ternate menjadi jutaan. Tapi setelah disubsidi pemerintah daerah, meskipun naik, masih relatif terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Sula, Abdul Kadir Nur Ali, menegaskan pemerintah daerah tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang tersedia demi menjaga akses transportasi udara masyarakat.
“Meskipun di tengah efisiensi pemerintah pusat dan daerah, sesuai arahan pimpinan kami tetap memaksimalkan anggaran yang ada untuk mempermudah akses warga, khususnya perhubungan udara. Pesawat Trigana menjadi transportasi utama selain kapal laut, terutama saat ada warga sakit untuk dirujuk, berduka, urusan studi, dan keperluan lainnya,” katanya. (RED)


























