Pemerintahan

Hadapi Cuaca Ekstrem, Basarnas Ternate Perkuat Koordinasi SAR di Sula

Bacarita Diperbarui 22:06 WIT 2 menit membaca
Foto: Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. M. Saleh Marasabessy saat menerima kunjungan kerja Basarnas Ternate. (doc: istimewa)
Ukuran Teks:

BACARITAMALUT.COM – Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Kepulauan Sula, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Maluku Utara, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Kamis (30/7/2026), untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam penanganan kecelakaan laut dan kondisi darurat lainnya.

Kunjungan Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, tersebut diterima langsung Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. Saleh Marasabessy.

Pertemuan itu membahas langkah koordinasi antara Basarnas dan pemerintah daerah dalam mempercepat respons apabila terjadi kejadian yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan.

Iwan mengatakan, kondisi geografis Kepulauan Sula yang terdiri dari sejumlah pulau menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi SAR. Karena itu, diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat berjalan efektif.

“Tujuan kunjungan ini untuk membangun koordinasi lintas sektor dalam memberikan respons cepat apabila terjadi kecelakaan, bencana maupun kondisi yang membahayakan masyarakat di wilayah Kepulauan Sula,” kata Iwan.

Ia menyebut, kerja sama antara Basarnas, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta unsur terkait menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula, Saleh Marasabessy, mengingatkan kondisi perairan Sula yang saat ini memasuki musim dengan angin kencang dan gelombang tinggi.

“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan apresiasi kepada pihak Basarnas Ternate yang telah berkunjung ke Sula dan pemerintah daerah. Sebagaimana kita tahu saat ini perairan wilayah Kepulauan Sula memasuki cuaca yang cukup ekstrem, angin disertai gelombang tinggi,” ujarnya.

Menurut Saleh, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena kecelakaan laut masih sering terjadi saat musim ombak. Ia meminta koordinasi antara Basarnas dan pemerintah daerah terus dilakukan.

“Di perairan Sula juga sering terjadi kecelakaan laut di saat musim ombak. Olehnya itu saya minta kepada pihak Basarnas agar selalu tetap berkoordinasi dengan kami,” tandasnya. (RED)

Tinggalkan komentar