Menu

Mode Gelap
Portugal Paksa Kroasia Pulang dengan Luka Tak Berdarah 96 Atlet Pelajar Sula Siap Berlaga di POPDA XII Maluku Utara 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sula Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat Polres Sula Gelar Korps Rapor, 45 Personel Naik Pangkat Mantan Bendahara Desa di Kepulauan Sula Diburu Polisi Eks Kades dan Kaur Keuangan di Sula Ditetapkan Tersangka Korupsi ADD-DD

Kepsul

Lahan Petani Disikat, Warga Capalulu Desak DPRD Malut Bongkar Dugaan Pembalakan Liar Perusahaan

badge-check


Lahan Petani Disikat, Warga Capalulu Desak DPRD Malut Bongkar Dugaan Pembalakan Liar Perusahaan Perbesar

BACARITAMALUT.COM Warga Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, mendesak anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, segera turun tangan menyusul dugaan aktivitas ilegal perusahaan kayu yang merambah lahan petani tanpa izin.

Desakan itu mencuat lewat video yang beredar di Grup Facebook TALIABU COMMUNITY, Kamis (26/03/2026) kemarin.

Dalam video tersebut, perwakilan warga, Juanda, secara terbuka meminta perhatian serius atas dugaan penebangan sepihak yang dinilai merampas hak petani.

“Kami para petani Desa Capalulu meminta kepada Bapak Mislan Syarif, selaku anggota DPRD dan Ketua Tani Merdeka Indonesia Maluku Utara, untuk turun langsung melakukan investigasi,” ujar Juanda.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tersebut diduga dilakukan oleh CV Anugerah Empat Mandiri yang kini beroperasi di wilayah desa. Warga menilai kehadiran perusahaan itu justru membawa kerugian, bukan kesejahteraan.

Juanda menegaskan, penebangan dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik lahan, memicu kerugian nyata bagi petani yang menggantungkan hidup dari hasil kebun.

“Penebangan ini mengakibatkan kerugian materil dan mengancam sumber kehidupan kami sebagai petani,” tegasnya.

Tak hanya soal ekonomi, warga juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan yang mulai dirasakan. Lahan pertanian disebut mulai terdampak, sumber air terancam terganggu, hingga ekosistem sekitar yang kian rusak.

Tekanan publik pun menguat. Warga meminta investigasi menyeluruh terhadap operasional CV Anugerah Empat Mandiri, termasuk menelusuri legalitas izin yang dikantongi perusahaan tersebut.

“Kami berharap Bapak Mislan bisa mendengar suara petani di Desa Capalulu dan segera turun tangan,” tutupnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

96 Atlet Pelajar Sula Siap Berlaga di POPDA XII Maluku Utara 2026

1 Juli 2026 - 13:26 WIT

96 Atlet Pelajar Sula Siap Berlaga di POPDA XII Maluku Utara 2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sula Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat

1 Juli 2026 - 11:06 WIT

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sula Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat

Polres Sula Gelar Korps Rapor, 45 Personel Naik Pangkat

1 Juli 2026 - 08:00 WIT

Mantan Bendahara Desa di Kepulauan Sula Diburu Polisi

30 Juni 2026 - 12:54 WIT

Mantan Bendahara Desa di Kepulauan Sula Diburu Polisi

Eks Kades dan Kaur Keuangan di Sula Ditetapkan Tersangka Korupsi ADD-DD

29 Juni 2026 - 15:20 WIT

Polres Sula Sabet Juara I Satkamling Tingkat Polda Maluku Utara

28 Juni 2026 - 17:48 WIT

Polres Sula Sabet Juara I Satkamling Tingkat Polda Maluku Utara

Puluhan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Sisir Rumah Warga di Sula

23 Juni 2026 - 14:50 WIT

Komisi I DPRD Sula Gelar RDP dengan Kesbangpol, Ini yang Dibahas

23 Juni 2026 - 13:51 WIT

Komisi I DPRD Sula Gelar RDP dengan Kesbangpol
Trending di Politik