Menu

Mode Gelap
Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana 12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele Camat Sanana Utara Pasang Badan, Seluruh Desa Dikerahkan Sukseskan Pengobatan Gratis Jurnalis Sula HUT Ke-23, Sejumlah Titik di Kota Sanana Jadi Sasaran Baksos

Tidore

KPK Bongkar Ratusan Aset Pemkot Tidore Tak Bersertifikat

badge-check


Foto : Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Abdul Haris. (doc : Amat) Perbesar

Foto : Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Abdul Haris. (doc : Amat)

BACARITAMALUT.COM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 320 aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang belum bersertifikat.

Ironisnya, sejumlah rumah dan kendaraan dinas tersebut saat ini dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

Baca Juga : Proyek Jalan Rp7,3 M di Tidore Belum Hotmix, Kadis PU Klaim Sesuai RAB

Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Abdul Haris, menyampaikan temuan tersebut usai melakukan koordinasi dengan Pemkot Tidore dalam rangka program Monitoring Center for Prevention (MCP).

“Ada 320 aset yang belum bersertifikat. Kami harap ini segera ditindaklanjuti dan disertifikasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Tidore, Kamis (19/6/2025).

Tak hanya soal legalitas aset, Abdul Haris juga menyoroti penggunaan kendaraan dan rumah dinas yang tidak sesuai aturan. Banyak di antaranya digunakan oleh oknum tanpa surat pinjam pakai yang sah.

Baca Juga : Kasus Pemerkosaan di Sula, Empat dari Enam Terlapor Masih Di Bawah Umur

“Kami minta agar kendaraan dan rumah dinas yang digunakan oleh pihak tidak berhak segera ditarik. Ke depan, penggunaan aset negara harus dilengkapi surat pinjam pakai, termasuk untuk tanah,” tegasnya.

Menurut Haris, kedatangan KPK ke Tidore tidak semata untuk menggelar MCP, tetapi juga untuk memastikan pengelolaan aset dan penerimaan pendapatan daerah berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kami hadir bukan hanya untuk MCP, tapi juga memastikan dua aspek penting, yakni pengelolaan aset daerah dan optimalisasi penerimaan pendapatan daerah,” pungkasnya. (Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

Camat Sanana Utara Pasang Badan, Seluruh Desa Dikerahkan Sukseskan Pengobatan Gratis Jurnalis Sula

15 Mei 2026 - 11:44 WIT

Camat Sanana Utara Pasang Badan, Seluruh Desa Dikerahkan Sukseskan Pengobatan Gratis Jurnalis Sula

HUT Ke-23, Sejumlah Titik di Kota Sanana Jadi Sasaran Baksos

13 Mei 2026 - 11:23 WIT

HUT Ke-23, Sejumlah Titik di Kota Sanana Jadi Sasaran Baksos

Wakili Sula, Enam Putra-Putri Terbaik Ikut Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Malut

11 Mei 2026 - 15:23 WIT

Wakili Sula, Enam Putra-Putri Terbaik Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Malut

Pemda Sula Kucur Dana Ratusan Juta ke Parpol, Ini Penerima Terbesarnya

8 Mei 2026 - 14:18 WIT

Pemda Sula Kucur Dana Ratusan Juta ke Parpol, Ini Penerima Terbesarnya

Pemda Sula Mulai Bentuk Panitia HUT Kabupaten ke-23 Tahun 2026

7 Mei 2026 - 12:09 WIT

Pemda Sula Mulai Bentuk Panitia HUT Kabupaten ke-23 Tahun 2026

Awal 2026, Disnakertrans Sula Catat Ratusan Warga Urus AK-1, Mayoritas Incar Lowongan di Perusahaan

4 Mei 2026 - 12:45 WIT

Awal 2026, Disnakertrans Sula Catat Ratusan Warga Urus AK-1, Mayoritas Incar Lowongan di Perusahaan

16 Pasangan di Kepulauan Sula Ikut Nikah Massal

4 Mei 2026 - 06:18 WIT

16 Pasangan di Kepulauan Sula Ikut Nikah Massal
Trending di News