BACARITAMALUT.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, bersama Polres Sula turun tangan menekan maraknya penyalahgunaan narkoba dan konflik antar pelajar. Kegiatan ini digelar di Soya Caffe, Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, Sabtu (1/11/2025) malam.
Sosialisasi yang menyasar pelajar ini menghadirkan narasumber dari Sat Binmas dan Sat Narkoba Polres Kepulauan Sula.
Tujuannya, menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang ancaman narkotika dan pentingnya menjaga persatuan di lingkungan sekolah.
Kepala Badan Kesbangpol Kepulauan Sula, Salma Gailea, menegaskan bahwa bahaya narkoba kini menjadi ancaman serius bagi kalangan pelajar.
“Narkoba telah menjadi penyakit sosial yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Ini bukan hanya tugas pemerintah dan kepolisian, tapi tanggung jawab kita semua sebagai komponen bangsa,” ujar Salma.
Tidak hanya itu, Ia menambahkan, perkelahian antarpelajar juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Konflik di lingkungan pendidikan harus diselesaikan bersama. Pemerintah tidak ingin ada generasi muda yang rusak oleh narkoba maupun pertikaian,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, melalui kasat Narkoba, Wawan Lauwanto, menekankan pentingnya peran sekolah dan keluarga (orang tua, red) dalam membentengi anak muda dari ancaman narkotika dan perilaku agresif.
“Kami tak ingin melihat masa depan anak-anak Sula hancur hanya karena narkoba atau tawuran. Polisi hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk mendidik dan melindungi,” ujar Wawan.
Pihaknya berharap generasi muda Kabupaten Kepulauan Sula semakin sadar akan bahaya narkoba dan konflik sosial, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh negatif.
“Kami ingin pelajar Sula menjadi generasi yang bebas dari narkoba dan berani memilih jalan damai,” tandasnya. (RED)
































