banner 728x90
TNI/Polri

Warga Sula Diminta Waspadai Kabut Asap Karhutla

Bacarita Diterbitkan 10:26 WIT 2 menit membaca
Foto: Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres. (doc: istimewa)
Ukuran Teks:

BACARITAMALUT.COM — Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh bahaya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk dan menghentikan kebiasaan membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul risiko paparan kabut asap yang dapat mengancam kesehatan, terutama gangguan pernapasan. Asap kebakaran mengandung partikel halus, termasuk PM2,5, yang berpotensi memicu batuk, iritasi mata, sesak napas, hingga memperburuk penyakit pernapasan.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kabut asap, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara tidak sehat, serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” kata Handres, Selasa (13/10/2026)

Handres menegaskan, pencegahan karhutla bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.

Masyarakat juga diminta melindungi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Saat kondisi berasap, penggunaan masker respirator seperti N95 atau KF94 dianjurkan apabila harus beraktivitas di luar ruangan.

Selain membatasi kegiatan di luar rumah, warga disarankan menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap. Jika mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata yang tidak kunjung membaik, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Polres Kepulauan Sula mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak membiarkan kebakaran meluas. Kewaspadaan serta pelaporan dini menjadi langkah penting untuk menekan risiko karhutla sekaligus melindungi keselamatan warga. (RED)

Tinggalkan komentar