BACARITAMALUT.COM — Kroasia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. Sempat unggul lebih dulu, Vatreni justru dipaksa pulang dengan luka tak berdarah setelah Portugal membalikkan keadaan dan menang 2-1 pada babak 32 besar, Jumat (3/7/2026).
Sejak laga dimulai, Portugal tampil lebih dominan. Selecao menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola, aliran umpan, dan serangan yang terus mengancam pertahanan Kroasia. Sementara Kroasia lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Portugal mulai menekan sejak menit ke-4 melalui Bruno Fernandes. Cristiano Ronaldo ikut mengancam pada menit ke-13, namun Dominik Livaković masih mampu menjaga gawang Kroasia tetap aman hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Kroasia membuat kejutan. Ivan Perišić mencetak gol pada menit ke-53 dan membawa timnya unggul 1-0. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.
Portugal terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti pada menit ke-68. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuat Kroasia semakin tertekan.
Pada menit ke-81, pelatih Roberto Martínez menarik keluar Ronaldo dan memasukkan Rúben Neves. Meski sang kapten meninggalkan lapangan, serangan Portugal tidak mengendur. Sebaliknya, Kroasia terus berada dalam tekanan.
Petaka bagi Kroasia datang pada menit 90+1. Gonçalo Ramos mencetak gol kemenangan Portugal melalui sundulan yang gagal diantisipasi Dominik Livaković.
Kroasia sempat mencetak gol balasan pada masa injury time. Namun wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside.
Peluit panjang memastikan kemenangan 2-1 untuk Portugal sekaligus mengakhiri perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026.
Sementara Portugal melangkah ke babak 16 besar dengan kemenangan dramatis setelah mendominasi permainan hampir sepanjang pertandingan. (RED)






























