Menu

Mode Gelap
Jemaah Haji Asal Sula Tutup Usia di Makkah, Bupati Fifian Sampaikan Duka Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

Kepsul

Akses Jalan ke Kota Sanana Sempat Dipalang, Kini Kembali Dibuka Usai Mediasi

badge-check


Akses Jalan ke Kota Sanana Sempat Dipalang, Kini Kembali Dibuka Usai Mediasi Perbesar

BACARITAMALUT.COM Setelah sempat dipalang oleh pemilik lahan, akses jalan alternatif di Dusun 1 Waifaara, Desa Nahi, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, akhirnya dibuka kembali, Jumat (30/5/2025).

Pembukaan akses jalan tersebut dilakukan usai mediasi antara pemerintah kecamatan, pihak Polsek, para kepala desa, dan pemilik lahan untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

Baca Juga : Polres Kepulauan Sula Gerebek Dua Lokasi Produksi Miras

Kapolsek Sulabesi Barat, Iptu Gunawan Ipa, menjelaskan bahwa pemalangan jalan dilakukan oleh seorang warga bernama Jainal pada Selasa (27/5), dengan alasan kepemilikan atas lahan yang dilintasi jalan tersebut.

Akibat pemalangan tersebut, arus kendaraan dari Desa Kabau Pantai, Kabau Darat, dan Desa Ona menuju Kota Sanana sempat terhambat.

“Kami minta dengan hormat kepada para pemilik lahan agar bersedia membuka jalan yang dipalang guna memberikan akses bagi kendaraan roda empat maupun roda dua dari Desa Kabau Pantai, Kabau Darat, dan Desa Ona menuju Kota Sanana, maupun sebaliknya,” ujar Gunawan.

Dalam rapat tersebut, lanjut Gunawan, disepakati bahwa jalan akan dibuka kembali sambil menunggu perbaikan saluran drainase yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan.

Baca Juga : Hadirkan Inovasi, Polsek Sulabesi Barat Sediakan Internet Gratis untuk Masyarakat dan Pelajar

“Saudara-saudara kita dari tiga desa tersebut sangat bergantung pada jalan ini untuk beraktivitas, termasuk membeli kebutuhan pokok di Kota Sanana. Kami mengharapkan tidak ada lagi tindakan pemalangan atau gangguan lain yang dapat menimbulkan konflik,” tegas Gunawan.

Menurutnya, jalan alternatif ini merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan ketiga desa tersebut dengan ibu kota kabupaten. Penutupan jalan, meskipun berdasar klaim kepemilikan lahan, berdampak besar terhadap mobilitas dan perekonomian warga.

“Untuk sementara waktu, proses pengumpulan material guna membangun saluran air akan segera dimulai. Kami bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa terus memantau agar akses jalan tetap terbuka dan tidak kembali dipersoalkan,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Jemaah Haji Asal Sula Tutup Usia di Makkah, Bupati Fifian Sampaikan Duka

3 Juni 2026 - 09:08 WIT

Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci

3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

2 Juni 2026 - 18:37 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

2 Juni 2026 - 17:57 WIT

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

31 Mei 2026 - 14:06 WIT

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

27 Mei 2026 - 15:18 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

16 Mei 2026 - 12:44 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana
Trending di Hukrim