BACARITAMALUT.COM – Minat masuk ke SMP Negeri 2 Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, terbilang anjlok. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah yang berada di Desa Pohea itu hanya mendapatkan satu siswa baru, sementara jumlah keseluruhan peserta didik dari kelas VII hingga IX hanya mencapai 20 orang.
Kondisi itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Sula, M. Rizal Kailul, saat ditemui wartawan, Rabu (15/7/2026).
“Iya benar, hanya satu siswa yang mendaftar di SMP Negeri 2 Sanana Utara. Siswa tersebut juga mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” ujar Rizal.
Menurutnya, berdasarkan hasil penelusuran sementara, sebagian besar orang tua memilih melanjutkan pendidikan anak mereka ke sekolah lain di luar Desa Pohea. Namun, hingga kini pihak dinas belum mengetahui alasan pasti di balik keputusan tersebut.
“Setelah kami berkoordinasi dengan para guru, memang banyak orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di luar SMP Negeri 2 Sanana Utara. Sampai sekarang kami belum mengetahui apa alasannya,” katanya.
Rizal menegaskan, dari sisi mutu pendidikan maupun ketersediaan tenaga pendidik, sekolah tersebut tidak mengalami kendala. Seluruh mata pelajaran ditangani guru sesuai kebutuhan dan jumlah tenaga pengajar mencapai 17 orang.
“Kalau berbicara kualitas sekolah maupun tenaga pendidik, semuanya sudah sangat baik. Guru mata pelajaran lengkap dan jumlahnya mencapai 17 orang,” ungkapnya.
Untuk mengetahui penyebab minimnya pendaftar, Dinas Pendidikan telah mengundang Pemerintah Desa Pohea dan para orang tua lulusan SD tahun ini untuk mengikuti rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (16/7/2026).
“Undangan sudah kami sebarkan. Besok kami akan menggelar pertemuan bersama kepala desa dan orang tua murid yang baru lulus SD. Kami ingin mendengar langsung alasan mereka memilih sekolah lain,” jelas Rizal.
Ia mengatakan, kondisi tersebut baru terjadi pada tahun ajaran ini. Sementara peserta didik di kelas VIII dan IX masih tetap ada.
Berdasarkan data sekolah, jumlah murid kelas VIII dan IX masing-masing berkisar sembilan hingga sepuluh orang. Dengan tambahan satu peserta didik baru, total keseluruhan siswa di SMP Negeri 2 Sanana Utara saat ini berjumlah 20 orang.
Meski demikian, Rizal mengakui jumlah pendaftar di sekolah tersebut cenderung menurun dari tahun ke tahun.
“Kami masih mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Karena itu kami akan meminta keterangan langsung dari orang tua dan pemerintah desa dalam rapat besok,” tegasnya.
Sebagai informasi, jumlah lulusan SD Pohea tahun 2026 tercatat sebanyak 21 orang. Namun hanya satu orang yang memilih melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 2 Sanana Utara. (RED)
































