BACARITAMALUT.COM – Sebanyak 65 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula, Maluku Utara, bakal diterjunkan ke dua lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan Integratif (KKLI) Tahun Akademik 2025-2026, pada Senin (20/04).
Lokasi penempatan meliputi Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa dari jurusan Tarbiyah dan Syariah itu akan ditempatkan di lima desa di Kepulauan Sula, yakni Desa Waigoiyofa, Waisepa, Baleha di Kecamatan Sulabesi Timur, serta Wainib dan Wai Gai di Kecamatan Sulabesi Selatan. Sementara di Pulau Taliabu, peserta ditempatkan di Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat. Sebagian lainnya bertugas di lingkungan kampus.
Ketua STAI Babussalam Sula, Dr. Sahrul Takim, saat membuka pembekalan pada Sabtu (18/4/2026), menegaskan KKLI merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui KKLI, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman serta realitas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya meminta peserta menjaga nama baik almamater, menjunjung akhlakul karimah, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Mahasiswa juga diminta menyusun program kerja sesuai kebutuhan lapangan.
“Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan solusi, meskipun sederhana, namun memiliki dampak yang nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memperoleh pengalaman berharga selama berada di tengah masyarakat. (RED)


























