SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Example 420x400
Example 420x400
KepsulPemerintahan

Pemda Kepsul Tak Peduli, Atap Pasar Makdahi Bocor, Pedagang Terpaksa Gunakan Terpal

631
×

Pemda Kepsul Tak Peduli, Atap Pasar Makdahi Bocor, Pedagang Terpaksa Gunakan Terpal

Sebarkan artikel ini

BACARITAMALUT.COM Para pedagang di Pasar Makdahi, Desa Fogi, Kecamatan Sanana, mengeluhkan kondisi bangunan pasar yang sudah lama mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang bocor. Akibatnya, mereka terpaksa menggunakan terpal plastik untuk melindungi dagangan dari air hujan.

Ironisnya, meski kondisi pasar memprihatinkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula melalui Diskoperindag Bidang Perdagangan tetap menagih retribusi kepada para pedagang setiap hari. Namun, hingga kini, sarana dan prasarana pasar masih dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa perhatian dari pihak berwenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Example 320x200

Seorang pedagang, Mama Sofia, saat ditemui awak media, Jumat (14/2/2025), menyatakan bahwa atap pasar sudah mengalami kebocoran sejak lama. Namun, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul melalui dinas terkait tidak menunjukkan kepedulian untuk memperbaikinya.

“Seng (atap,red) ini bocor sudah lama, tapi tidak diperbaiki. Tapi setiap bulan mereka datang menagih retribusi,” ujar Sofia dengan nada kecewa.

Baca Juga : Jelang Puasa, Harga Tomat di Kepulauan Sula Melonjak

Ia bersama pedagang lainnya terpaksa membuat tenda dari terpal plastik untuk melindungi dagangan mereka dari air hujan. Selain itu, saat hujan deras, air sering menggenangi area pasar akibat bocornya atap yang menyebabkan air masuk ke dalam bangunan.

“Beta (saya, red) punya ini kemarin juga pakai terpal, tapi sekarang sudah dipindah. Tapi yang pakai tenda terpal rata-rata bocor karena hujan, makanya pakai terpal supaya barang-barang tidak kena air. Dan kalau hujan besar, di bawah situ banjir,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang lainnya. Menurut mereka, atap pasar sempat diperbaiki, tetapi hanya sebagian saja. Seharusnya perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar barang dagangan mereka tidak lagi rusak akibat air hujan.

“Ini dong (mereka, red) perbaiki, tapi hanya sebagian saja,” tuturnya. (Red)

Example 400x100
Example 400x100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *