Menu

Mode Gelap
Kaban Kesbangpol Sula Polisikan Ketua IMM, Diduga Gelar Aksi Tanpa Pemberitahuan Jemaah Haji Asal Sula Tutup Usia di Makkah, Bupati Fifian Sampaikan Duka Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Kepsul

Jelang Puasa, Harga Tomat di Kepulauan Sula Melonjak

badge-check


Jelang Puasa, Harga Tomat di Kepulauan Sula Melonjak Perbesar

BACARITAMALUT.COM Menjelang bulan suci Ramadhan, harga tomat di Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, mengalami kenaikan. Harga tomat yang biasanya dijual Rp15 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp18 ribu per kilogram.

Seorang pedagang di Pasar Rakyat Basanohi Sanana, La Iga mengungkapkan bahwa kenaikan harga tomat ini dipengaruhi oleh harga di daerah pemasok seperti Manado dan Luwuk.

“Biasanya 1 kg Rp15 ribu, sekarang naik jadi Rp18 ribu. Kalau di Manado mahal, kita ambil dari Luwuk karena di Luwuk sekarang sedikit murah,” ujarnya, Jum’at (14/2/2025).

Sementara itu, harga komoditas lainnya masih stabil. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp50 ribu per kilogram. Rica besar dan rica kecil juga belum mengalami perubahan harga, yakni Rp40 ribu per kilogram.

Baca Juga : Refleksi Kader HMI Dalam Bingkai Sejarah dan Perubahan Bangsa

“Telur juga masih stabil, satu rak masih Rp65 ribu. Minyak goreng juga tergantung mereknya, ada yang 5 liter merek Golko seharga Rp100 ribu, ada juga yang Rp90 ribu atau Rp95 ribu,” tambah La Iga.

Terpisah, pedagang lainnya di Pasar Makdahi Sanana, Ibu Fadila menyebut harga tomat di lapaknya telah mencapai Rp20 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp15 ribu.

“Kalau bawang putih saat ini kita jual Rp50 ribu per kilogram, bawang merah Rp55 ribu per kilogram. Ini karena kita beli dari Manado, jadi kalau di sana naik, kita juga naikkan harganya,” jelasnya.

Lanjut pedagang, Rica kecil yang sebelumnya Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram.

“Rica ini ada macam-macam, ada rica kecil, dewata. Dewata ini lebih murah tapi kurang diminati orang-orang. Rica besar dari Manado sedikit murah, tapi di Luwuk sekarang sudah naik. Jadi saat ini kita jual Rp50 ribu per kilogram, kalau dari Manado bisa kita jual Rp40 ribu,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Kaban Kesbangpol Sula Polisikan Ketua IMM, Diduga Gelar Aksi Tanpa Pemberitahuan

3 Juni 2026 - 16:02 WIT

Jemaah Haji Asal Sula Tutup Usia di Makkah, Bupati Fifian Sampaikan Duka

3 Juni 2026 - 09:08 WIT

Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci

3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

2 Juni 2026 - 18:37 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

2 Juni 2026 - 17:57 WIT

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

31 Mei 2026 - 14:06 WIT

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

27 Mei 2026 - 15:18 WIT

Trending di Komunitas