Menu

Mode Gelap
Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana 12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

Kepsul

Pegawai PDAM Kepulauan Sula Palang Kantor, Tuntut Direktur Munir Banapon Mundur

badge-check


Pegawai PDAM Kepulauan Sula Palang Kantor, Tuntut Direktur Munir Banapon Mundur Perbesar

BACARITAMALUT.COM Sejumlah pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, melakukan aksi pemalangan kantor sebagai bentuk protes terhadap Direktur PDAM, Munir Banapon, yang dinilai kerjanya tidak becus. Mereka menuntut agar Munir segera mundur dalam waktu 1×24 jam.

Mewakili pegawai PDAM, Muhidin Umasangadji, mengungkapkan, kondisi keuangan PDAM saat ini tidak maksimal. Selain itu, dalam pembahasan anggaran, Munir Banapon tidak pernah melibatkan pegawai yang ada.

“Kami berontak dan palang kantor ini karena kami tidak puas dengan kepemimpinan Munir. Jam kantor dia datang jam 12 siang, pulang jam 1 siang. Adakalanya dia hanya datang membawa nasi bungkus lalu langsung pulang,” ungkap Muhidin, Selasa (18/2/2025).

Menurutnya, kepemimpinan Munir Banapon sangat buruk, sehingga mereka menuntut agar dirinya segera mengundurkan diri.

“Kami menuntut, mulai hari ini dalam waktu 1×24 jam, Direktur Munir Banapon segera angkat kaki dari kantor PDAM Sula,” tegasnya.

Baca Juga : Wakil Bupati Kepsul Tutup Mata, Jalan Rusak di Depan Apotek Miliknya Tak Kunjung Diperbaiki

Muhidin juga menambahkan, pihaknya tidak peduli siapa yang akan dipilih oleh Pemerintah Daerah sebagai pengganti, asalkan bukan Munir Banapon. “Kami sudah lelah dengan kepemimpinan Pak Munir,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti permasalahan distribusi air di Kota Sanana yang sering mengalami gangguan. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kebijakan Munir yang memindahkan salah satu Operator Produksi, Pak Jamali, ke Dofa.

“Pak Jamali dipindahkan ke Dofa karena Pak Munir diduga memaksanya untuk membuat posko di rumahnya, namun karena Pak Jamali menolak, ia kemudian dipindahkan,” kata Muhidin.

Ia mengungkapkan Munir Banapon hanya bekerja selama dua jam sehari dan kerap kali meminta Bendahara segera mencairkan gajinya tanpa sepengetahuan Kepala Bagian.

Sementara Dirut PDAM, Munir Banapon, saat disambangi awak media untuk dimintai keterangannya terkait aksi protes ini, ia hanya memberikan tanggapan singkat, “Nanti dulu,” singkatnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci

3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

2 Juni 2026 - 18:37 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

2 Juni 2026 - 17:57 WIT

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

31 Mei 2026 - 14:06 WIT

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

27 Mei 2026 - 15:18 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

16 Mei 2026 - 12:44 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele

16 Mei 2026 - 10:00 WIT

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele
Trending di Kepsul