Menu

Mode Gelap
Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana 12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

Kepsul

Pasien Melahirkan Meninggal, RSUD Sanana Balik Perkarakan Keluarga Korban

badge-check


Foto: Kantor Polres Kepulauan Sula. (doc: istimewa) Perbesar

Foto: Kantor Polres Kepulauan Sula. (doc: istimewa)

BACARITAMALUT.COM Kasus meninggalnya seorang warga Desa Mangon, Raina Umaternate (31), di RSUD Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Sabtu (13/9) kemarin, kian menelanjangi bobroknya layanan kesehatan di daerah tersebut.

Raina meregang nyawa akibat pendarahan usai persalinan. Namun, bukannya melakukan evaluasi, pihak rumah sakit justru balik memperkarakan keluarga korban.

Keluarga Raina melaporkan RSUD ke Polres Kepulauan Sula dengan tuduhan kelalaian pelayanan. Tak lama, rumah sakit menyerang balik dengan laporan pengrusakan fasilitas di ruang kebidanan.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula Iptu Rinaldi Anwar. Menurutnya, untuk laporan dari keluarga Raina Umaternate terkait kelalaian dari petugas RSUD Sanana, saat ini masih dalam proses penyelidikan, begitu juga dengan laporan dari pihak RSUD Sanana terkait pengrusakan fasilitas kesehatan.

“Benar ada laporan terkait kelalaian pelayanan dan juga pengrusakan fasilitas kesehatan di ruang kebidanan. Untuk status kedua laporan masih dilakukan penyelidikan,” kata Rinaldi, Rabu (17/9/2025).

Dikatakan Rinaldi, untuk laporan dari pihak RSUD Sanana terkait pengrusakan fasilitas, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi. Sementara, untuk laporan kelalaian pelayanan, penyidik masih menunggu hasil audit investigasi.

“Jadi untuk laporan soal kelalaian pelayanan pihak RSUD Sanana, saat ini kami masih menunggu hasil audit investigasi. Karena sebelum menindaklanjuti laporan tersebut, kami harus kantongi hasil audit terlebih dahulu,” bebernya.

Perwira dua balok itu menegaskan, penyidik Satreskrim Polres tetap profesional dalam menangani dua laporan tersebut. Meski begitu, Rinaldi menegaskan pihaknya tetap membuka peluang damai.

“Terhadap kedua laporan ini, kami tetap netral dan profesional dalam melakukan penanganan. Dan kami juga tetap membuka ruang mediasi, asalkan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci

3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

2 Juni 2026 - 18:37 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

2 Juni 2026 - 17:57 WIT

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

31 Mei 2026 - 14:06 WIT

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

27 Mei 2026 - 15:18 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

16 Mei 2026 - 12:44 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele

16 Mei 2026 - 10:00 WIT

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele
Trending di Kepsul