Menu

Mode Gelap
Dua OPD Berganti Nahkoda, Bupati Sula Warning Soal Kinerja Oknum Anggota DPRD Sula Tersangka Dugaan Pemerkosaan Diserahkan ke Kejari Serius Tuntaskan Mesjid Trisula, Bupati Sula Kucurkan Gaji Pribadi Data Peserta Dikirim ke Pusat, Hasil Seleksi Paskibraka Sula Segera Diumumkan Kantongi Lahan 5,6 Hektare, Pemda Sula Siap Bangun Sekolah Rakyat Lewat Halal Bihalal, Bupati Sula Tekankan Pentingnya Soliditas Bangun Daerah

Pemerintahan

Oknum Anggota DPRD Diduga Biang Kerok Pemalangan Kantor Desa Wailoba

badge-check


Foto: Kantor Desa Wailoba. (doc: istimewa) Perbesar

Foto: Kantor Desa Wailoba. (doc: istimewa)

BACARITAMALUT.COM Aksi protes warga yang berujung pada pemalangan Kantor Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, belum juga berakhir meski telah berlangsung sejak 18 Mei 2025 lalu.

Di balik aksi yang berlarut ini, muncul dugaan keterlibatan seorang oknum anggota DPRD setempat berinisial M, yang disebut menjadi biang kerok di balik gerakan warga.

Protes warga tersebut diduga buntut dari kekecewaan atas ketidakhadiran Kepala Desa (Kades) Wailoba yang tak lagi berkantor di desa tersebut.

Alih-alih meredam kekecewaan warga, oknum anggota DPRD itu justru diduga menjadi otak di balik aksi pemalangan kantor Desa Wailoba yang dilakukan warga.

Informasi keterlibatan M diperoleh dari sumber yang enggan disebutkan namanya. Kata dia, protes warga hingga pemalangan kantor desa sudah beberapa kali diupayakan untuk dimediasi, namun gagal lantaran anggota DPRD itu tidak mengindahkan sebelum tuntutan warga dipenuhi.

Terkait keterlibatan M, dirinya tidak mengetahui pasti. Akan tetapi, setiap aksi protes yang disampaikan warga, saran dan masukan dari anggota DPRD tersebut kerap menjadi acuan maupun pertimbangan warga.

Disentil mengenai tuntutan warga, ia menyebutkan bahwa warga menuntut agar kepala desa segera diganti barulah palang kantor desa dibuka. “Warga itu menuntut ganti kepala desa, baru palang dibuka,” bebernya.

Sementara itu, M saat dikonfirmasi wartawan lewat telepon WhatsApp, Senin (10/11/2025), menyampaikan pihaknya tidak terlibat. Namun, selaku anak kampung yang juga mitra kerja Komisi I, ia mengaku sudah pernah memanggil Kepala Desa Wailoba, Sekretaris, Bendahara, Camat Mangoli Tengah, Inspektorat, serta DPMD untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait aksi pemalangan kantor desa, namun tidak ada yang hadir.

“Kami sudah berupaya melakukan mediasi dan meminta masyarakat membuka palang agar aktivitas pemerintahan berjalan. Tapi warga menyampaikan bisa membuka setelah menggelar rapat umum,” terang M.

Menurutnya, pemalangan kantor desa merupakan bentuk kekecewaan warga atas tidak adanya transparansi dan jarangnya Kepala Desa berada di tempat.

“Kami sudah upayakan mediasi dan akan kembali memanggil Kepala Desa untuk RDP agar aktivitas pemerintahan bisa berjalan,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Wailoba, Idham Usia, saat dikonfirmasi mengatakan, ketidakhadirannya di desa bukan tanpa alasan.

Idham menyebut, dirinya dan keluarga masih diliputi trauma usai rumahnya hangus dilahap si jago merah pada Juni 2025 lalu.

Saat ini, Idham beserta keluarganya memilih untuk mengamankan diri di Kota Sanana lantaran trauma dan takut keselamatan keluarganya terancam.

“Jujur kami masih trauma. Musibah kebakaran lalu masih menyisakan luka dan trauma yang dalam. Bahkan keselamatan kami juga menjadi taruhan,” kata Idham.

Bahkan, Idham menambahkan, jika dirinya berada di Desa Wailoba, siapa yang akan bertanggung jawab dan bisa menjamin keselamatan keluarganya.

“Kira-kira kalau kami berada di desa, siapa yang bisa menjamin keselamatan kami? Rumah saja diduga dibakar, bagaimana dengan orangnya? Tiba-tiba kalau ada yang nekat menyerang kami, siapa yang bisa menjamin keselamatan kami?” tandas Idham.

Oleh karena itu, Idham berharap, musibah kebakaran yang menimpa keluarganya tidak luput dari perhatian masyarakat. Terlebih lagi, bisa menjadi pertimbangan dan rasa kemanusiaan masyarakat agar ketidakhadirannya tidak terlalu dipersoalkan.

“Kami ini baru dapat musibah, rumah terbakar, nyawa istri dan anak saya hampir melayang dalam peristiwa itu. Jadi saya mohon, masyarakat bisa menahan diri dan memahami kondisi kami,” curah Idham.

Meski demikian, lanjut Idham, segala urusan administrasi maupun kerja-kerja pemerintah desa tetap berjalan meski dirinya tidak berada di tempat.

Sejauh ini, urusan administrasi di Desa Wailoba tetap berjalan, dan program kerja desa juga bisa terealisasi.

“Meskipun tidak berada di desa, saya jamin pelayanan administrasi dan program kerja di desa tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Idham.

Saat ini, Idham mengaku dugaan rumahnya yang dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan sementara masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Masih seputar rumahnya yang diduga dibakar, Idham enggan berbicara lebih jauh. Ia hanya berharap persoalan kebakaran yang menimpa rumahnya bisa secepatnya menemui titik terang.

“Semoga pihak kepolisian bisa mengungkap kebenaran di balik rumah saya yang terbakar,” tukasnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Dua OPD Berganti Nahkoda, Bupati Sula Warning Soal Kinerja

15 April 2026 - 12:11 WIT

Dua OPD Berganti Nahkoda, Bupati Sula Warning Soal Kinerja

Oknum Anggota DPRD Sula Tersangka Dugaan Pemerkosaan Diserahkan ke Kejari

14 April 2026 - 19:25 WIT

Oknum Anggota DPRD Sula Tersangka Dugaan Pemerkosaan Diserahkan ke Kejari

Serius Tuntaskan Mesjid Trisula, Bupati Sula Kucurkan Gaji Pribadi

14 April 2026 - 16:05 WIT

Serius Tuntaskan Mesjid Trisula, Bupati Sula Kucurkan Gaji Pribadi

Data Peserta Dikirim ke Pusat, Hasil Seleksi Paskibraka Sula Segera Diumumkan

13 April 2026 - 20:40 WIT

Hasil Seleksi Paskibraka Sula Segera Diumumkan

Kantongi Lahan 5,6 Hektare, Pemda Sula Siap Bangun Sekolah Rakyat

10 April 2026 - 12:19 WIT

Kantongi Lahan 5,6 Hektare, Pemda Sula Siap Bangun Sekolah Rakyat

Lewat Halal Bihalal, Bupati Sula Tekankan Pentingnya Soliditas Bangun Daerah

10 April 2026 - 06:19 WIT

Polisi Dalami Insiden Kebakaran Dua Speedboat Milik PT MTP

7 April 2026 - 14:48 WIT

Polisi Dalami insiden kebakaran dua Speedboat Milik PT MTP

Ratusan Casis Polri Asal Sula Diberangkatkan ke Ternate, Ikuti Tahapan Seleksi

7 April 2026 - 14:10 WIT

Ratusan Casis Polri Asal Sula Diberangkatkan ke Ternate
Trending di TNI/Polri