BACARITAMALUT.COM — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 179 miliar untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara. Dana ini diperuntukkan bagi peningkatan layanan kesehatan khusus Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).
Direktur RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare, Jumat (7/3) pekan lalu, mengungkapkan rasa syukurnya atas alokasi anggaran tersebut.
“Untuk DAK tahun ini, Alhamdulillah kami di RSUD Sanana dialokasikan sekitar Rp 179 miliar,” ujarnya.
Baca Juga : Pererat Kemitraan, Polsek Sanana Gelar Bukber dengan Wartawan
Ulia menjelaskan, anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan gedung baru, pengadaan alat kesehatan (Alkes), serta penyediaan prasarana, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan genset berkapasitas besar guna mendukung operasional rumah sakit.
“Bangunan ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden RI. Alhamdulillah, RSUD Sanana menjadi salah satu rumah sakit yang mendapatkan kesempatan ini untuk meningkatkan layanan KJSU,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh perencanaan pembangunan telah ditetapkan oleh Kemenkes dan tidak dapat diubah.
“Semua item-itemnya sudah ditentukan oleh Kemenkes, sehingga kami tidak bisa menambah atau mengurangi,” pungkasnya. (Red)