BACARITAMALUT.COM – Warga Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, mendesak anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, segera turun tangan menyusul dugaan aktivitas ilegal perusahaan kayu yang merambah lahan petani tanpa izin.
Desakan itu mencuat lewat video yang beredar di Grup Facebook TALIABU COMMUNITY, Kamis (26/03/2026) kemarin.
Dalam video tersebut, perwakilan warga, Juanda, secara terbuka meminta perhatian serius atas dugaan penebangan sepihak yang dinilai merampas hak petani.
“Kami para petani Desa Capalulu meminta kepada Bapak Mislan Syarif, selaku anggota DPRD dan Ketua Tani Merdeka Indonesia Maluku Utara, untuk turun langsung melakukan investigasi,” ujar Juanda.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tersebut diduga dilakukan oleh CV Anugerah Empat Mandiri yang kini beroperasi di wilayah desa. Warga menilai kehadiran perusahaan itu justru membawa kerugian, bukan kesejahteraan.
Juanda menegaskan, penebangan dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik lahan, memicu kerugian nyata bagi petani yang menggantungkan hidup dari hasil kebun.
“Penebangan ini mengakibatkan kerugian materil dan mengancam sumber kehidupan kami sebagai petani,” tegasnya.
Tak hanya soal ekonomi, warga juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan yang mulai dirasakan. Lahan pertanian disebut mulai terdampak, sumber air terancam terganggu, hingga ekosistem sekitar yang kian rusak.
Tekanan publik pun menguat. Warga meminta investigasi menyeluruh terhadap operasional CV Anugerah Empat Mandiri, termasuk menelusuri legalitas izin yang dikantongi perusahaan tersebut.
“Kami berharap Bapak Mislan bisa mendengar suara petani di Desa Capalulu dan segera turun tangan,” tutupnya. (RED)

























