BACARITAMALUT.COM — Prosesi wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula, Maluku Utara, yang digelar pada Selasa (14/01/2025), dipenuhi dengan suasana haru.
Betapa tidak, dari 88 mahasiswa yang diwisuda, salah satunya adalah almarhum Saiful Masri Wambes, yang telah berpulang beberapa bulan lalu sebelum acara berlangsung.
Almarhum Saiful, yang sedang menyelesaikan penelitian skripsinya, tak sempat merasakan momen puncak perjuangannya sebagai mahasiswa.
Takdir berkata lain, Allah SWT memanggilnya sebelum ia dapat mengenakan toga kebanggaannya.
Baca Juga: Tahun ini, 6 CJH Lansia dari Kepulauan Sula Siap Berangkat ke Tanah Suci
Pantauan media ini di lokasi, momen paling mengharukan terjadi saat sepupu almarhum membawa foto mendiang yang mengenakan jas almamater hijau, simbol kehormatan mahasiswa STAI Babussalam.
Tangis haru meledak dari keluarga, teman-teman, dosen, hingga para undangan yang hadir. Semua mengenang Saiful sebagai sosok yang baik hati, murah senyum, dan selalu menyapa orang di sekitarnya.
Kepergian Saiful meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika STAI Babussalam Sula.
Prosesi wisuda ini menjadi pengingat tentang nilai perjuangan dan keberanian meraih impian, sekaligus membuktikan bahwa kenangan akan seseorang yang telah berpulang tetap hidup di hati banyak orang. (Red)