BACARITAMALUT.COM — Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, mengungkapkan rasa takjubnya setelah mengetahui dirinya akan kembali bekerja di bawah arahan Patrick Kluivert.
Pertemuan ini menjadi babak baru dalam perjalanan karier Haye di skuad Garuda, momen yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia terjadi setelah PSSI resmi mengakhiri kontrak Shin Tae Yong pada 6 Januari.
Kehadiran Kluivert membawa harapan baru bagi sepak bola Indonesia, termasuk bagi Haye yang siap memulai kolaborasi dengan mantan mentornya tersebut pada Maret mendatang.
Momen penting ini akan berlangsung saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain dalam laga lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 25 Maret.
Koneksi Lama yang Terjalin Kembali
Pertemuan Haye dan Kluivert bukanlah hal baru. Keduanya pernah bekerja sama di tim muda AZ Alkmaar lebih dari satu dekade lalu. Saat itu, Haye merupakan pemain muda binaan klub, sementara Kluivert baru memulai karier kepelatihannya setelah gantung sepatu pada 2008.
“Sungguh gila memikirkan saya akan bekerja dengannya saat ini. Ini terjadi sekitar 16 atau 17 tahun lalu,” ujar Haye, dikutip dari suara.com, Minggu (19/1/2025).
Baca Juga : WhatsApp Hadirkan Fitur “Search on Web” untuk Cek Keaslian Foto
Dalam sebuah unggahan media sosial, Haye membagikan foto kenangan saat dirinya dilatih Kluivert di AZ Alkmaar pada Mei 2008. Foto tersebut diambil oleh ayahnya dan menjadi pengingat betapa panjang perjalanan mereka hingga kini bersatu kembali di level internasional.
Pengaruh Kluivert di Awal Karier Haye
Haye mengenang kontribusi besar Kluivert dalam pengembangan tim muda AZ Alkmaar saat itu. Melalui koneksi Louis van Gaal, pelatih tim senior AZ kala itu, Kluivert kerap berbagi pengalaman dan memberikan pelatihan intensif kepada para pemain muda, termasuk dirinya.
“Kehadirannya sebagai mentor sangat berpengaruh. Banyak hal yang saya pelajari darinya, dan itu membentuk saya sebagai pemain,” ungkap Haye.
Harapan Baru di Bawah Kluivert
Setelah hampir dua dekade, Haye tak menyangka akan kembali diasuh oleh sosok yang sama. Ia menggambarkan pengalaman ini sebagai sesuatu yang luar biasa dan hampir tidak dapat dipercaya. Gelandang yang kini membela Almere City itu mengaku antusias menyambut tantangan besar membawa Timnas Indonesia berprestasi di panggung internasional.
Kisah ini menjadi bukti kecilnya dunia sepak bola dan bagaimana hubungan antara mentor dan pemain dapat terjalin kembali di momen yang tak terduga. Kini, perhatian publik tertuju pada kolaborasi antara Thom Haye dan Patrick Kluivert. Mereka diharapkan mampu membawa kejayaan bagi Timnas Indonesia, terutama di laga penting melawan Bahrain mendatang. (Red)