BACARITAMALUT.COM — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) tiadakan pawai takbir keliling dalam rangka menyambut 1 Syawal 1446 Hijriah. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kemaslahatan umat.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pada saat pelaksanaan pawai takbiran sering terjadi insiden, di mana banyak adik-adik kita yang sudah dalam kondisi mabuk, bahkan sejak bulan puasa, apalagi menjelang malam terakhir Ramadan,” ungkap Ketua PHBI Kepsul, Ahmad Salawane, saat ditemui wartawan, Senin (24/3/2025) kemarin.
Baca Juga : Polres Kepsul Buka Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik
Menurutnya, kondisi ini dapat membahayakan peserta maupun masyarakat sekitar. “Jangan sampai saat pawai takbiran nanti ada yang mengendarai motor secara ugal-ugalan dalam keadaan mabuk,” tambahnya.
Selain itu, lanjut ketua PHBI, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pawai takbiran kerap memakan korban. “Ada yang mengalami luka-luka, bahkan hingga meninggal dunia, akibat konsumsi minuman beralkohol sebelum pawai,” ujarnya.
Atas dasar pertimbangan tersebut, kata Ahmad, PHBI Kepsul memutuskan untuk tidak mengajukan izin pawai takbiran.
“Jika kami paksakan untuk mengeluarkan izin, berarti secara tidak langsung kami yang harus bertanggung jawab atas keselamatan peserta pawai,” tutupnya. (Red)