Menu

Mode Gelap
Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana 12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

Kepsul

Ratusan Tenaga Honorer RSUD Sanana Dirumahkan

badge-check


Foto: Dirut RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare. (doc: bacaritamalut.com) Perbesar

Foto: Dirut RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare. (doc: bacaritamalut.com)

BACARITAMALUT.COM Sebanyak 100 lebih tenaga honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara dirumahkan karena berakhir masa kontrak kerja per 31 Desember.

Adapun 100 lebih tenaga honorer tersebut terdiri dari Perawat, Kebidanan, Laboratorium, Apotik, dan lainnya.

Direktur RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare, saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Rabu (15/1/2025), menjelaskan bahwa masa kerja tenaga non-ASN ini telah diatur dalam perjanjian kerja yang berlaku per 31 Desember.

“Masa kerja sesuai kontrak kerja hanya berlaku satu tahun anggaran, dari Januari hingga Desember. Dengan demikian, per 31 Desember, kontrak kerja mereka otomatis berakhir,” jelas Ulia.

Menurut Ulia, pihak RSUD saat ini sedang melakukan penataan tenaga kerja sesuai arahan Kementerian PAN-RB. Fokus utama adalah tenaga non-ASN yang telah terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 31 Desember 2022 dan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi PPPK.

Baca Juga: Anggota DPRD Malut Bakal Perjuangankan Solusi Banjir di SMAN 4 Kepulauan Sula

“Sebagian besar tenaga honorer yang dirumahkan sudah terdaftar di BKN, sekitar 70 persen. Sisanya, sekitar 17 orang, masih belum terdaftar,” tambah Ulia.

Ia menegaskan, apabila tenaga kesehatan yang telah habis masa kontraknya tidak lulus seleksi PPPK, mereka akan dipertimbangkan untuk dipekerjakan kembali secara paruh waktu dengan OPD terkait.

Meski kehilangan banyak tenaga non-ASN, Ulia memastikan pelayanan di RSUD Sanana tetap berjalan lancar.

“Kami telah mengatur mekanisme dan jadwal kerja dengan memanfaatkan tenaga ASN yang tersedia, yang jumlahnya sekitar 100 orang lebih. Jika terjadi gangguan pelayanan, kami akan melakukan telaah staf ke Pemerintah Daerah untuk mencari solusi,” katanya.

Ia juga berharap kebijakan pengangkatan kembali tenaga kesehatan non-ASN dapat segera dilakukan sesuai dengan peraturan terbaru dari Kementerian PAN-RB.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini ada kejelasan terkait pengangkatan kembali, sehingga pelayanan tetap optimal dan kebutuhan tenaga kerja bisa terpenuhi,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Jemaah Haji Asal Kepulauan Sula Wafat di Tanah Suci

3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

2 Juni 2026 - 18:37 WIT

Temui Langsung Masa Aksi, Kapolres Sula Pilih Dialog Terbuka

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

2 Juni 2026 - 17:57 WIT

Menjawab Tuntutan GMNI, Polres Sula Beberkan Dasar Penerbitan SP3 Kasus Narkotika

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

31 Mei 2026 - 14:06 WIT

HUT Sula Ke-23, Bupati Fifian Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

Bupati Sula Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Titik Kota Sanana

28 Mei 2026 - 08:51 WIT

12 Sapi Kurban Disalurkan, KKST Sula Perkuat Nilai Kebersamaan

27 Mei 2026 - 15:18 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

16 Mei 2026 - 12:44 WIT

Tak Gubris Larangan Polisi, Warga Sula Nekat Gelar Pesta Joget Terancam Pidana

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele

16 Mei 2026 - 10:00 WIT

Jurnalis Sula Gelar Pengobatan Gratis, Karman Samuda: Deteksi Dini Penyakit Jangan Dianggap Sepele
Trending di Kepsul