Menu

Mode Gelap
Pimpinan Mangkir, Komisi II DPRD Sula Batalkan RDP PT MTP Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Anak Dilimpahkan ke Kejari Sula Dugaan Pungli Administrasi Desa, BPD Seret Pj Kades Leko Kadai ke DPRD Bupati Sula Penuhi Undangan Presiden Prabowo Operasi Keselamatan Dimulai, Pengendara Bandel Bakal Ditilang Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Ancaman Serius bagi Demokrasi

Kepsul

Wacana Polri di Bawah Kementerian, FKUB Sula: Keputusan di Tangan Presiden

badge-check


Foto: Ketua FKUB Kepulauan Sula, Amas Manila (kiri), tokoh masyarakat, Ahmad Salawane (kanan). Perbesar

Foto: Ketua FKUB Kepulauan Sula, Amas Manila (kiri), tokoh masyarakat, Ahmad Salawane (kanan).

BACARITAMALUT.COM Gagasan menempatkan Polri di bawah kementerian kembali mengaduk ruang publik dan memantik tanggapan dari tokoh lintas agama di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Sejumlah pihak mengingatkan agar wacana tersebut tidak menggerus profesionalisme dan independensi institusi kepolisian.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Sula, Amas Manila, menegaskan bahwa secara aturan yang berlaku saat ini, Polri berada langsung di bawah Presiden. Menurutnya, setiap perubahan struktur kelembagaan Polri merupakan kewenangan Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan.

“Penyampaian bekerja harus sesuai aturan yang ada, di mana Polri berada di bawah Presiden. Semua ini kembali lagi merupakan kewenangan Presiden,” kata Amas Manila pada Jum’at (30/1/2026) kemarin.

Amas menjelaskan, meskipun DPR RI memiliki peran dalam proses pengambilan keputusan politik terkait posisi Polri, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden.

“Contohnya DPR RI memutuskan Polri berada di bawah salah satu kementerian, akan tetapi keputusan terakhir ada pada Presiden. Kita tetap mendukung selama keputusan apa yang menjadi putusan Presiden,” ujarnya.

Secara pribadi, Amas menilai posisi Polri di bawah Presiden masih paling layak untuk menjamin ruang gerak institusi kepolisian tetap profesional dan tidak terkooptasi kepentingan tertentu.

“Menurut pendapat pribadi saya, Polri berada di bawah Presiden itu dianggap layak. Kalau berada di bawah salah satu kementerian, kemungkinan ruang gerak Polri sangat terbatas dan profesional Polri tidak berjalan. Akan banyak intervensi dari berbagai pihak,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Ahmad Salawane, menuturkan bahwa secara historis Polri memang pernah berada di bawah kementerian. Namun, sejak Polri berdiri sendiri, institusi kepolisian langsung berada di bawah Presiden hingga saat ini.

“Sejarah sebelumnya Polri berada di bawah kementerian, namun pada saat Polri berdiri sendiri langsung di bawah Presiden. Sampai saat ini menurut saya Polri tetap di bawah Presiden sesuai dengan keputusan DPR,” ungkap Ahmad.

Ia menilai pembagian tugas antara Polri dan TNI telah diatur secara jelas dan tidak perlu lagi diubah-ubah.

“Apa yang sudah menjadi tugas dan kewenangan jangan lagi berubah-ubah. Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sedangkan TNI menjaga keutuhan NKRI. Menurut saya aturan yang sudah berlaku jangan lagi berubah,” pungkasnya. (RED)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga :

Pimpinan Mangkir, Komisi II DPRD Sula Batalkan RDP PT MTP

3 Februari 2026 - 17:58 WIT

Pimpinan Mangkir, Komisi II DPRD Sula Batalkan RDP PT MTP

Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Anak Dilimpahkan ke Kejari Sula

3 Februari 2026 - 16:13 WIT

Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Anak Dilimpahkan ke Kejari Sula

Dugaan Pungli Administrasi Desa, BPD Seret Pj Kades Leko Kadai ke DPRD

3 Februari 2026 - 15:32 WIT

Dugaan Pungli Administrasi Desa, BPD Seret Pj Kades Leko Kadai ke DPRD

Bupati Sula Penuhi Undangan Presiden Prabowo

2 Februari 2026 - 17:19 WIT

Operasi Keselamatan Dimulai, Pengendara Bandel Bakal Ditilang

2 Februari 2026 - 16:00 WIT

Operasi Keselamatan Dimulai, Pengendara Bandel Bakal Ditilang

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Ancaman Serius bagi Demokrasi

31 Januari 2026 - 12:26 WIT

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Ancaman Serius bagi Demokrasi

Awas Penipuan! Oknum Catut Nama Kominfo Sula Tawarkan Program Wifi Murah

29 Januari 2026 - 19:14 WIT

Awas Penipuan! Oknum Catut Nama Kominfo Sula Tawarkan Program Wifi Murah

Berkostum Ninja, Komplotan Pencuri Bobol Sejumlah Warung Makan di Kepulauan Sula

29 Januari 2026 - 15:48 WIT

Berkostum Ninja, Komplotan Pencuri Bobol Sejumlah Warung Makan di Kepulauan Sula
Trending di Peristiwa