BACARITAMALUT.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Sabtu (27/12/2025).
Rakerda yang berlangsung di Aula Beliga Hotel, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, dibuka oleh Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Maluku Utara, Hi. Zulkifly Hi. Umar, ST., MT.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan pengurus partai, di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kepulauan Sula Ir. Armin Masuku, Ketua DPD PKS Kepulauan Sula Ramli Tidore, Sekretaris DPD PKS Sarfil Hidayat Umagapi, serta pengurus PKS tingkat kecamatan.
Ketua MPW PKS Maluku Utara, Hi. Zulkifly Hi. Umar, menekankan pentingnya penguatan kader dan struktur organisasi sebagai fondasi konsolidasi partai.
“Penguatan kader dan struktur merupakan syarat mutlak agar PKS mampu menjalankan peran politik secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Zulkifly.
Ia juga menegaskan, perlunya sinergi antara kader PKS dan pemerintah daerah dalam mengawal visi dan misi Bupati Kepulauan Sula.
“Sinergi kader dengan pemerintah daerah harus berjalan solid agar aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kepulauan Sula, Ramli Tidore, menegaskan bahwa Rakerda menjadi ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyelaraskan arah gerakan partai.
“Rakerda ini adalah momentum menyatukan langkah dan merumuskan program kerja yang konkret agar PKS terus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Sula,” ujar Ramli.
Anggota DPRD Kepulauan Sula dua periode tersebut menjelaskan, pembahasan Rakerda difokuskan pada penyusunan program kerja yang terukur dan berkelanjutan sesuai dengan keputusan Musyawarah Nasional (Munas) PKS.
Ia menegaskan, DPD PKS Kepulauan Sula menetapkan Kaderisasi dan Pelayanan Publik (K2P2) sebagai arah utama gerakan partai di daerah.
“K2P2 merupakan program strategis yang telah ditetapkan DPP PKS dan menjadi pedoman kami dalam menjalankan agenda partai di Kepulauan Sula,” tegasnya.
Menurut Ramli, penguatan kader harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bentuk komitmen politik PKS kepada masyarakat.
“Peningkatan kapasitas kader penting, namun pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (RED)




























