SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Example 420x400
Example 420x400
KepsulPeristiwa

BPBD Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Pascabanjir Rob dan Jebolnya Tanggul Telaga Kabau

371
×

BPBD Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Pascabanjir Rob dan Jebolnya Tanggul Telaga Kabau

Sebarkan artikel ini
Kalak BPBD Kepulauan Sula, Hi. Buhari Buamona didampingi stafnya, melakukan peninjauan ke lokasi pascabanjir rob dan jebolnya tanggul Telaga Kabau.
Kalak BPBD Kepulauan Sula, Hi. Buhari Buamona didampingi stafnya, melakukan peninjauan ke lokasi pascabanjir rob dan jebolnya tanggul Telaga Kabau.

BACARITAMALUT.COMKepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Hi. Buhari Buamona, didampingi stafnya, melakukan peninjauan ke lokasi pascabanjir rob dan jebolnya tanggul Telaga Kabau, Kecamatan Sulabesi Barat, Kamis (3/4/2025).

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (2/4) kemarin dan mengakibatkan puluhan rumah warga terendam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Example 320x200

“Iya, sesuai dengan perintah pimpinan, dalam hal ini Ibu Bupati, kami turun ke lokasi untuk mengantisipasi situasi di lapangan,” ujar Hi. Buhari.

Ia menjelaskan, kondisi di Desa Kabau Pantai berbeda dengan desa-desa lain yang mengalami abrasi, seperti Desa Fokalik dan Malbufa.

“Di Kabau Pantai, tanggul telaga patah sehingga air telaga masuk ke dalam kampung. Karena itu, kami belum bisa langsung bergerak dalam waktu dekat,” jelasnya.

Baca Juga : Kapolsek Sanana Pantau Jalur Wisata Tanjung Waka, Warga Diminta Waspada

Pihak BPBD berencana untuk berkoordinasi dengan Bupati dan telah mengupayakan bantuan alat berat untuk menangani kerusakan.

“Insha Allah, setelah dari sini (Kabau Pantai), saya akan berkoordinasi dengan pimpinan. Untuk sementara ini, kita antisipasi dengan alat berat (eksavator) yang sedang dalam perjalanan menuju desa,” tambahnya.

Eksavator tersebut, menurut Buhari, akan digunakan untuk mengamankan tanggul yang patah serta melakukan normalisasi di sekitar lokasi yang terdampak.

“Eksavator ini kemungkinan akan berada di desa Kabau Pantai selama tiga hingga empat hari, sesuai dengan permintaan desa,” kata Buhari.

Sementara itu, Kepala Desa Kabau Pantai, Murid Umamit, mengungkapkan bahwa banjir rob telah berdampak pada puluhan rumah warga.

“Ada sekitar 75 rumah yang terdampak, dengan ketinggian air laut yang masuk ke dalam kampung rata-rata 65 cm. Jebolnya tanggul menyebabkan air laut meluap ke rumah-rumah warga di Dusun 2, Dusun 3, dan sebagian di Dusun 4,” jelasnya.

Murid berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap masalah yang terus berulang setiap musim.

“Kami merasa tidak nyaman karena setiap musim selalu terjadi pergeseran pantai. Kami sudah pernah mengusulkan dalam Musrenbang kecamatan untuk reklamasi pantai sepanjang 2.000 meter dan perbaikan tanggul telaga sepanjang 1.000 meter,” ungkapnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah desa segera melaporkan kejadian tersebut ke BPBD dan Dinas Sosial Kepulauan Sula.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPBD yang turun langsung ke lokasi serta Dinas Sosial yang telah memberikan bantuan bencana kepada warga terdampak,” tutupnya. (Red)

Example 400x100
Example 400x100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *